15 Manfaat Tomat untuk Kesehatan (dan Efek Samping)

Anekamanfaat.com – Tomat mengandung banyak sekali manfaat kesehatan. Faktanya, tomat sangat serbaguna dan dapat diolah dalam berbagai jenis hidangan dan tentu saja enak untuk dimakan langsung. Karena itulah kami akan mengulas berbagai manfaat tomat untuk kesehatan.

Pada mulanya tomat berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Saat ini tomat hadir dalam berbagai varietas yang ditanam di daerah beriklim sedang di berbagai belahan dunia. Tomat adalah makanan super padat nutrisi yang menawarkan manfaat bagi berbagai sistem tubuh.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan
Berbagai manfaat tomat untuk kesehatan

Tomat sangat bermanfaat bagi orang yang ingin menurunkan berat badan dan menjaga tingkat tekanan darahnya. Tomat juga membantu meningkatkan daya penglihatan dan membantu dalam manajemen diabetes. Lebih penting lagi, tomat bisa memberikan manfaat nutrisi bagi ibu hamil.

Catatan: tomat masuk dalam jenis buah dan sayuran.

Fakta Nutrisi Tomat

Dalam 100 gram tomat mengandung:

  • Kalori: 18
  • Air: 95%
  • Protein: 0,9 gram
  • Karbohidrat: 3,9 gram
  • Gula: 2,6 gram
  • Serat: 1,2 gram
  • Lemak: 0,2 gram

Manfaat Tomat untuk Kesehatan

1. Menyehatkan Kulit

Manfaat tomat untuk kesehatan yang pertama adalah sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Tomat sering digunakan sebagai bahan penting dalam sebagian besar perawatan kecantikan (kosmetik). Tomat bisa membantu mengatasi pori-pori kulit yang besar, mengobati jerawat, meredakan sengatan matahari, dan memulihkan kulit kusam.

Antioksidan dalam tomat, terutama likopen, melawan kerusakan sel dan peradangan kulit. Tomat juga bekerja sangat baik sebagai astringen dan memperbaiki tekstur wajah. Tomat mampu menghilangkan kandungan minyak yang berlebihan dari kulit dan menjaga wajah tetap segar lebih lama. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mencampur jus tomat segar dan mentimun. Dengan menggunakan bola kapas, oleskan jus ke wajah Anda secara teratur.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan
Tomat bermanfaat untuk kesehatan kulit

Penelitian telah menunjukkan bahwa makan tomat juga melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar matahari [1]. Penelitian lain menemukan peningkatan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari radiasi UV pada wanita yang mengonsumsi pasta tomat secara rutin. Kandungan likopen dalam tomat membantu meningkatkan kesehatan kulit secara signifikan.

2. Mencegah Kanker

Kandungan likopen dalam tomat memiliki sifat anti kanker. Sifat antioksidan yang kuat telah ditemukan mampu menetralkan radikal bebas yang dihasilkan dalam tubuh kita karena berbagai alasan. Bahkan penelitian laboratorium menunjukkan bahwa komponen tomat telah mencegah perkembangbiakan beberapa jenis sel kanker (termasuk kanker prostat dan payudara).

Tomat ketika diolah menjadi saus, jus, atau pasta tomat memiliki konsentrasi likopen yang lebih tinggi dan memungkinkan senyawa alami dalam tomat lebih mudah diserap oleh tubuh. Asupan likopen yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker paru-paru, usus besar, mulut, dan serviks.

Pada dasarnya, sel kanker tidak aktif selama bertahun-tahun sampai beberapa reaksi kimia memicu mereka dan mereka menempel pada suplai darah tubuh. Likopen ditemukan mengganggu proses penautan ini, sehingga mencegah sel kanker berkembang lebih jauh. Mengonsumsi tomat yang direbus setidaknya 2 kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko kanker prostat hingga 35% dan kanker prostat lanjut hingga 50%.

3. Kontrol Tekanan Darah

Manfaat tomat untuk kesehatan yang berikutnya adalah untuk membantu mengontrol tekanan darah. Dan lagi-lagi yang berkontribusi adalah likopen. Selain itu, tomat juga kaya potasium, mineral yang dikenal dapat menurunkan tekanan darah. Kalium akan mengurangi efek natrium (semakin banyak kalium yang Anda konsumsi, semakin banyak natrium yang hilang melalui urin).

Manfaat Tomat untuk Kesehatan
Tomat bermanfaat untuk kontrol tekanan darah (aleksandarlittlewolf)

Potasium juga berfungsi meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah yang selanjutnya mengurangi tekanan darah. Jumlah asupan kalium yang direkomendasikan untuk orang dewasa rata-rata adalah 4.700 mg per hari. Namun berhati-hatilah untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak potasium karena dapat menyebabkan batu ginjal.

4. Menjaga Kesehatan Hati

Likopen dalam tomat juga berfungsi untuk meluruhkan agen perusak DNA, sehingga meningkatkan kesehatan hati. Kandungan vitamin B kompleks dalam tomat juga bertugas menjaga kesehatan hati. Menurut sebuah penelitian, peningkatan asupan tomat akan menurunkan terkena risiko kanker hati [2].

Ekstrak tomat juga bermanfaat untuk mencegah peradangan hati yang disebabkan oleh diet tinggi lemak. Selain itu, tomat hijau, seperti tomat merahnya, kaya akan vitamin K dan vitamin B kompleks yang juga bermanfaat untuk menurunkan resiko kanker hati.

5. Menyehatkan Otak

Otak sangat rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas. Tomat, yang kaya likopen dan beta-karoten serta antioksidan lainnya, dapat membantu mencegah beberapa kerusakan pada otak. Likopen dalam tomat membantu mencegah penyakit otak serius seperti demensia dan Alzheimer.

Salah satu resep agar mendapatkan manfaat tomat untuk otak, campurkan tomat dengan minyak zaitun karena dapat memberikan efek yang lebih baik. Kombinasi karotenoid pada tomat akan larut dalam lemak (minyak zaitun) dan mudah diserap oleh darah.

6. Kesuburan

Dalam sebuah penelitian, kandungan likopen dalam tomat dapat meningkatkan kesuburan pria hingga 70% [3]. Sifat antioksidannya juga dapat mengurangi jumlah sperma yang abnorma dan meningkatkan pergerakan sperma serta mengurangi kerusakannya.

10 Manfaat Kentang Rebus yang Luar Biasa
Salah satu diet sehat yang populer adalah dengan rutin mengonsumsi kentang yang direbus. Tahukah kamu berbagai manfaat kentang rebus yang sangat luar biasa?
www.anekamanfaat.com

7. Mengurangi Peradangan

Manfaat tomat untuk kesehatan yang berikutnya adalah untuk membantu mengurangi masalah peradangan. Tomat juga mengandung tiga antioksidan lain yang disebut zeta-karoten, phytofluene, dan phytoene (yang ditemukan di sebagian besar buah dan sayuran berwarna cerah).

Kombinasi antioksidan ini akan membantu melawan peradangan dan penyakit terkait seperti kanker dan artritis. Penelitian juga menemukan bukti bahwa kandungan likopen pada tomat menunjukkan perilaku anti-inflamasi untuk melawan peradangan [4]. Selain likopen, vitamin C dalam tomat juga membantu melawan peradangan.

8. Mengatasi Sembelit

Mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan air dan serat, seperti tomat, dapat membantu hidrasi dan mendukung pergerakan usus yang normal serta membantu mengurangi sembelit.

9. Imunitas

Tomat bisa membantu meningkatkan fungsi sel darah putih. Sel darah putih, yang dikenal untuk melawan infeksi, mengalami kerusakan 38 persen lebih sedikit akibat radikal bebas. Menurut para ahli, kandungan likopen (dan kemampuan antioksidannya) dalam tomat dapat meningkatkan kemampuan sel darah putih ini.

Ketika kemampuan sel darah putih meningkat, maka peluang untuk mengalahkan berbagai macam penyakit yang masuk ke tubuh akan semakin besar sehingga imunitas akan tetap terjaga dengan baik.

10. Menguatkan Tulang

Salah satu manfaat tomat untuk kesehatan yang penting adalah sebagai nutrisi yang membantu menjaga kesehatan tulang. Tomat kaya akan betakaroten. Nutrisi ini, ketika dicerna, berubah menjadi vitamin A yang sangat penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang.

Vitamin C dalam tomat juga penting untuk pembentukan tulang dan sintesis jaringan ikat. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan tulang kurang berkembang. Vitamin juga telah dikaitkan dengan pengurangan pengeroposan tulang pada wanita pascamenopause. Bahkan lutein dalam tomat juga akan membantu meningkatkan pembentukan kolagen (yang membantu meningkatkan kesehatan tulang).

Manfaat Tomat untuk Kesehatan
Tomat mengandung nutrisi untuk kesehatan tulang (Racool_studio)

Selain itu, tomat juga kaya vitamin K, yang bersama dengan vitamin D, memainkan peran penting dalam metabolisme tulang serta meningkatkan kepadatan mineral tulang, sehingga mengurangi kemungkinan patah tulang. Minum dua gelas jus tomat sehari dapat memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

11. Kontrol Diabetes

Tomat kaya zat besi dan vitamin C dan E yang semuanya membantu meredakan gejala diabetes. Tomat juga memiliki indeks glikemik yang rendah (kemampuan suatu makanan tertentu untuk meningkatkan kadar gula darah), yang aman bagi penderita diabetes.

Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa mengonsumsi 200 gram tomat mentah setiap hari memiliki efek yang menguntungkan pada tingkat tekanan darah pada pasien diabetes tipe 2 [5]. Kandungan likopen dalam tomat, bersama dengan senyawa lainnya, juga ditemukan memiliki efek positif pada stres oksidatif pada pasien diabetes.

12. Menyehatkan Mata

Tomat kaya akan vitamin A, yang merupakan salah satu alasan mengapa tomat sangat baik untuk mata Anda. Retina mata Anda bergantung pada vitamin A, dan kadar vitamin yang rendah seiring waktu dapat menyebabkan kebutaan. Likopen dalam tomat melawan kerusakan akibat radikal bebas yang memengaruhi mata.

Orang dengan kadar likopen yang lebih tinggi memiliki risiko degenerasi makula terkait usia yang lebih rendah. Likopen juga melindungi mata dari kerusakan akibat sinar matahari. Nutrisi lain yang bermanfaat untuk mata yang ada dalam tomat adalah vitamin C dan tembaga. Vitamin C berpotensi melawan katarak terkait usia dan tembaga membantu menghasilkan melanin (pigmen hitam di mata).

Kandungan lutein dalam tomat juga juga sangat bermanfaat untuk mata karena ini adalah fitokimia, yang merupakan karotenoid yang bermanfaat untuk kesehatan penglihatan. Beta-karoten dalam tomat, setelah dikonsumsi akan diubah menjadi retinol yang merupakan senyawa penting untuk penglihatan yang optimal.

13. Kontrol Kolesterol

Memasukkan tomat yang kaya likopen secara teratur dalam makanan selama beberapa minggu dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) hingga sebanyak 10%. Tubuh perlu mengonsumsi setidaknya 25 mg likopen sehari (100 gram tomat murni akan menghasilkan 21,8 mg likopen). Tomat juga kaya akan beta-karoten, folat, dan flavonoid yang semuanya bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Nutrisi dalam tomat juga membantu mengurangi agregasi homosistein dan trombosit, dua fenomena yang dapat memiliki efek yang tidak diinginkan pada kesehatan jantung. Likopen larut dalam lemak, oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsinya dengan sedikit lemak. Karena pada saat itulah likopen akan lebih efektif diserap oleh tubuh.

14. Nutrisi Kehamilan

Manfaat tomat untuk kesehatan yang berikutnya adalah sebagai nutrisi selama masa kehamilan. Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan wanita selama kehamilan untuk menjaga kesehatan tubuh dan bayinya. Vitamin C dalam tomat akan membantu pembentukan tulang, gigi, dan gusi yang sehat pada janin.

Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi yang tepat dalam tubuh, nutrisi penting lainnya selama kehamilan. Meskipun mengonsumsi suplemen zat besi selama kehamilan disarankan, mengonsumsi tomat bisa mendapatkan manfaatnya.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan
Jus tomat bermanfaat untuk menurunkan berat badan (valuavitaly)

15. Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi jus tomat secara rutin secara signifikan dapat mengurangi berat badan, lemak tubuh, dan lingkar pinggang. Selain itu, jus tomat juga dapat menurunkan kadar kolesterol yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Selain sebagai sumber antioksidan yang hebat, tomat juga kaya serat dan rendah kalori. Karenanya, tomat akan meningkatkan rasa kenyang dan bahkan mengurangi asupan kalori, sehingga membantu menurunkan berat badan.

8 Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan Tubuh
Jantung pisang mengandung berbagai nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Karena menariknya profil jantung pisang, berikut ulasan manfaat jantung pisang.
www.anekamanfaat.com

Efek Samping Tomat

Meskipun secara umum tomat aman dan tidak menimbulkan efek samping, namun ada beberapa efek samping yang bisa terjadi jika berlebihan mengonsumsi tomat. Tomat secara alami bersifat asam. Mengonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan refluks asam dan kemudian akan membuat perut menjadi sangat mulas dan gas yang menumpuk.

Tomat memiliki kandungan fruktosa yang tinggi, dan ini menyebabkan masalah pada orang yang menderita malabsorpsi fruktosa yang akibatnya dapat menyebabkan sembelit. Selain itu, tomat yang diolah menjadi sup akan mengandung salisilat, glutamat, dan amina yang semuanya merupakan bahan kimia makanan alami yang dapat memicu sembelit. Oleh karena itu konsumsilah tomat dengan jumlah yang cukup.

Kesimpulan

Tomat adalah bahan makanan yang memiliki nutrisi melimpah dan semuanya sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan nutrisinya bisa menjadi asupan vitamin yang dibutuhkan bagi tubuh untuk menjaga kesehatan mata, kulit, rambut dan juga untuk membantu mengatasi beberapa gangguan kesehatan seperti peradangan.

Namun agar mendapatkan manfaat tomat untuk kesehatan, Anda harus mengonsumsi tomat dalam jumlah yang tepat. Berlebihan mengonsumsi nanas berpotensi membuat perut mulas dan penuh dengan gas. Selain itu juga bisa menyebabkan sembelit.

Disclaimer: artikel ini hanya untuk informasi. Jika Anda mengalami beberapa gangguan atau masalah kesehatan yang disebutkan di atas, silahkan berkonsultasi dengan dokter.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Bagikan: